Tampilkan postingan dengan label Ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibu. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 April 2013
Peranan Penting Ibu Rumah Tangga dalam Kesehatan Keluarga
Seorang ibu rumah tangga mempunyai peran yang paling penting untuk menciptakan pola hidup sehat yang bisa menghindarkan semua penghuni rumah dari berbagai jenis ancaman penyakit. Salah satu bentuk tanggung jawab yang harus dipikul oleh ibu rumah tangga untuk menjaga kesehatan keluarga adalah setiap hari harus selalu membuat dan menyediakan makanan yang sehat, bergizi dan tetap enak untuk dinikmati serta sesuai dengan standar dari pola hidup sehat. Apalagi jika dalam anggota keluarga tersebut terdapat anak kecil atau orang tua yang membutuhkan makanan khusus sesuai dengan umur dan kondisi tubuh mereka.
Jumat, 25 Januari 2013
Ibu Dapat Menyenyebabkan Anak Terkena Penyakit Diabetes
Kalangan orangtua cenderung memberikan makanan instan yang manis karena ini mudah untuk menanggapi balita mereka yang sulit makan. Buruknya, akibat kebiasaan itu, 60% balita mengalami kecanduan cokelat, permen dan junk food (makanan tak sehat) ketika usia mereka menginjak tiga tahun. Obesitas atau kelebihan berat badan pun menjadi ancaman.
Survei yang belum lama dilakukan juga menemukan sebanyak 58% para ibu beranggapan bahwa pada usia tiga tahun, balita memang mulai menyukai makanan ringan dan manis. Sehingga para ibu memberikannya secara teratur. Penelitian ini telah memicu perdebatan tentang siapa yang harus disalahkan untuk krisis obesitas yang dihadapi generasi berikutnya.
Senin, 31 Desember 2012
Air Susu Ibu Mencegah Beraneka Ragam Penyakit pada Bayi
Tidak mau memberikan Air Susu Ibu (ASI) ke anak? Anda akan rugi. Pasalnya ASI merupakan investasi ibu dalam bidang kesehatan. Bentuk payudara berubah saat kehamilan dan usia menua. Saat hamil, payudara terisi tambahan sel-sel pembuat ASI. Namun demikian, berubahnya bentuk payudara jangan menjadi alasan untuk tidak memberikan Air Susu Ibu (ASI). Paling tidak berikan bayi ASI eksklusif selama enam bulan dan lanjutkan sampai dua tahun atau lebih. Pasalnya memberikan ASI mampu mencegah berbagai penyakit.
Dengan ASI, menurunkan risiko bayi terkena kanker anak (leukemia limphositik, neuroblastoma, Lymphoma Maligna), 16,7x lebih jarang terkena pneumonia dan risiko dirawat dengan sakit saluran pernafasan 3x lebih jarang daripada bayi dengan susu formula, 47 persen jarang diare dan 23,5 persen lebih jarang fatal, menghindarkan kurang gizi dan kurang vitamin, mengurangi risiko diabetes, jantung, pembuluh darah, penyakit menahun (penyakit usus besar), alergi, dan terkena asma. ASI juga bisa mengurangi risiko bayi terkena bakteri E. Sakazakii dari susu bubuk.
Rabu, 26 Desember 2012
3 Penyakit yang Mengancam Janin
Kehamilan adalah masa yang sangat menentukan bagi kesehatan anak setelah dilahirkan. Maka, dalam masa ini, setiap ibu hamil harus benar-benar memperhatikan kesehatannya. Ancaman virus dan bakteri, maupun kekurangan nutrisi penting adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bumil.
Menurut Febriansyah Darus, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, di antara berbagai penyakit yang mungkin diderita selama kehamilan, beberapa di antaranya dapat berakibat fatal bagi janin. Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan yang perlu dihindari bumil agar janin yang dikandung tetap sehat seperti yang dipaparkan Febriansyah :
1. TORCH (Toxoplasma, Rubella, CMV, Herpes) dan sifilis. Ini merupakan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan bagi janin. Ibu hamil perlu menghindari virus berbahaya ini untuk menjaga kesehatan janin. Virus-virus ini dapat masuk ke tubuh ibu melalui interaksi dengan hewan peliharaan, makanan, bahkan dari berhubungan seks.
Minggu, 23 Desember 2012
Masalah kesehatan akibat morning sickness akut
Kate Middleton akhirnya pulang setelah dirawat di rumah sakit akibat menderita morning sickness akut yang disebut dengan hyperemesis gravidarum.
Kondisi tersebut sebenarnya menyerang sekitar satu persen di antara wanita hamil, yang biasanya terjadi sampai pertengahan masa kehamilan. Meskipun dinilai tidak berbahaya, namun kondisi itu dapat menyebabkan kekurangan gizi dan dehidrasi. Berikut ini, My Health News Daily pun membagikan masalah kesehatan lain yang terkait dengan morning sickness akut.
Lahir prematur
Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 81.000 wanita menyebutkan kalau wanita yang mual dan muntah selama hamil memiliki kesempatan 23 persen lebih tinggi untuk melahirkan bayi secara prematur. Bayi normal umumnya lahir setelah minggu ke-37 masa kehamilan. Namun morning sickness akut menyebabkan bayi terancam lahir bahkan sebelum masa kehamilan memasuki minggu ke-34.
Kamis, 22 November 2012
Strategi Dalam Mengubah Kelamin Anak di Dalam Kandungan
Setiap pasangan pasti menginginkan keturunan yang sehat. Tak peduli jenis kelamin yang nantinya akan dikaruniakan Tuhan. “Mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan sama saja.” Kata-kata itu sering kita dengar dari pasangan yang sedang menunggu datangnya buah hati.
Tapi kadang-kadang dalam hati mereka, ada keinginan yang tak bisa disangkal bahwa mereka punya harapan agar anak yang lahir perempuan atau laki-laki. Dan ternyata kita dapat menentukan kelamin anak sedari dalam kandungan sang bunda. Ini adalah strateginya.
Sepeti yang dikutip dalam Okezone, Dr. Anton Darsono Wongso, MM, MH, Sp.And, dari Rumah Sakit Awal Bros, Tangerang, mengungkapkan bahwa pemilihan jenis kelamin secara ilmiah diketahui melalui karakteristik sepasang kromosom seks. ”Laki - laki mempunyai kromosom seks XY sedangkan wanita mempunyai kromosom seks XX,”
Langganan:
Postingan (Atom)





